Inilah Tahapan Proses Persalinan Normal Wajib Anda Tahu

IKLAN 1

Proses melahirkan yang dialami oleh setiap ibu hamil berbeda – beda. Namun pada dasarnya setiap ibu hamil menginginkan proses persalinan normal yang lancar. Sebelum Anda bertemu dengan buah hati, akan  merasakan tahapan – tahapan yang akan dilalui dan pasti akan dialami oleh setiap ibu yang akan melahirkan. Lalu, tahapan apa saja yang akan dilalui tersebut? Ini Dia Ulasannya!

lahir

IKLAN 3

Mengenal Tahapan dalam Proses Persalinan

Tahapan Pertama

Pada tahapan ini anda akan mengalami dua proses, yaitu fase awal dan fase aktif.

Pada fase awal akan terjadi:

  1. Leher rahim yang menipis dan mulai membuka. Anda akan merasakan kontraksi ringan yang berlangsung selama 30-90 detik. Semakin lama kontraksi akan semakin teratur misalnya setiap 5 menit.
  2. Seiring berjalannya waktu, leher rahim akan mulai terbuka sedikit demi sedikit. Biasanya akan ada lendir yang bercampur darah keluar dari vagina.
  3. Fase awal berakhir ketika pembukaan leher rahim mencapai 4 – 6 waktu yang diperlukan untuk mencapai pembukaan. Jika ini kehamilan pertama anda, fase ini biasanya akan memakan waktu 6–12 jam.

Namun, jika sebelumnya anda sudah pernah melahirkan biasanya fase ini akan berlangsung dengan lebih cepat.

Setelah melewati fase awal, ibu akan memasuki fase aktif dimana proses persalinan akan berlangsung. Tanda – tanda fase aktif diantaranya:

  1. Leher rahim akan melebar lebih cepat. Pembukaan leher rahim pada fase ini mencapai 6 – 9 kontraksi yang datang pun akan lebih kuat, lebih lama, dan lebih sering.
  2. Rasa tidak nyaman mulai anda rasakan pada fase ini. Anda bisa merasakan kram kaki, tekanan pada pungggung, dan mungkin merasa mual. Jika belum pecahnya air ketuban akan terjadi pada fase ini.
  3. Intensitas rasa sakit yang akan anda rasakan pada tahapan ini akan meningkat. Jika tidak kuat menahannya anda bisa minta obat pereda rasa sakit atau suntik bius.
  4. Fase aktif biasanya berlangsung antara 4 – 8 jam jika ini hamil pertama anda. Namun ini akan berbeda pada hamil tiap orang.

Tahapan Kedua

IKLAN 2

Tahapan ini disebut dengan tahapan mendorong bayi agar keluar dari tubuh anda. Pada tahap ini bukaan leher rahim sudah penuh yaitu sebesar 10 cm. pada tahapan inilah semua tenaga harus anda keluarkan.

Kondisi yang akan anda alami pada tahapan ini adalah:

  1. Anda tidak akan lagi merasakan kontraksi seperti pada fase aktif. Jarak datangnya kontraksi tidak begitu dekat sehingga Anda memiliki banya waktu untuk beristirahat sebelum muncul kontraksi berikutnya.
  2. Secara perlahan – lahan posisi bayi akan turun ke jalan lahir. Pada proses ini disarankan untuk sabar menunggu bayi untuk turun dan tidak perlu tergesa – gesa dan sengaja mengejan agar bayi cepat keluar.
  3. Jika bayi sudah berada dipintu bawah panggul anda, rasa mengejan akan hadir dengan sendirinya. Namun iika bayi masih jauh dari pintu bawah panggul biasanya anda tidak akan merasakan sensasi ingin mengejan
  4. Setelah beberapa saat, akan terlihat tonjolan pada jaringan antara vagina dan anus ketika anda mendorong. Tidak lama kulit bayi akan terlihat.
  5. Saat ini rasa ingin mendorong akan terasa lebih kuat. Tekanan kepala bayi anda pun akan terasa lebih intens yang kemungkinan akan diiringi oleh rasa nyeri yang kuat akibat meregangnya jaringan pada jalan lahir
  6. Semakin anda mengejan kepala bayi akan semakin terdorong keluar. Ikuti petunjuk dari pendorong persalinan agar proses ini berjalan dengan lancar. Dengan dorongan yang baik, kepala bayi akan keluar hingga seluruhnya. Setelah keluar kepala bayi akan menyamping karena bahunya mulai memutar untuk bersiap – siap keluar dari jalan lahir. Dengan dorongan, bahunya akan keluar kemudian disusul oleh tubuh.
  7. Mulut dan hidung si kecil akan dibersihkan untuk memudahkan jalan nafas

Tahapan ketiga

Setelah bayi lahir anda seperti merasakan lega dan bahagia yang tidak terbendung. Namun proses melahirkan belum selesai, proses selanjutnya yaitu:

  1. Anda masih harus menunggu plasenta keluar. Plasenta keluar dalam waktu 5 – 10 menit setelah bayi lahir.
  2. Setelah plasenta lahir. Luka robekan jalan lahir segera dijahit apabila saat melahiran akan dilakukan episiotomy.

Proses melahirkan normal memang memakan waktu, tenaga, dan pikiran. Namun hal itu tidak seberapa jika dibandingkan dengan hasil yang anda dapatkan, yaitu lahirnya si buah hati yang didambakan.

Selamat menanti kelahiran sang buah hati. Semoag informasi mengenai tahapan proses persalinan normal di atas bermanfaat untuk Anda.

IKLAN 4
Inilah Tahapan Proses Persalinan Normal Wajib Anda Tahu | Sundus Afifah | 4.5